Selasa, 22 Oktober 2013

Menandai Paket Paket Download Di Mikrotik Dengan Layer7



Pada kali ini hampir seluruh konfigurasi menggunakan command atau script yang akan kita inputkan pada terminal
Tujuan dari penandaan penandaan paket paket tersebut ini, adalah untuk mengontrol statistic download bandwith yang digunakan oleh user, agar tidak berlebihan dan terbagi dengan rata. Oke langsung saja kita mulai.


  • Pertama tandai paket untuk ekstensi video, dengan menggunakan command di bawah ini, kemudian masukkan pada terminal winbox


/ip firewall layer7-protocol add name="http-video" regexp="http/(0\\.9|1\\.0|1\\.1)[\\x09-\\x0d ][1-5][0-9][0-9][\\x09-\\x0d -~]*(content-type: video)"


  • Selanjutnya, tandai paket paket file yang ingin anda tandai sesuai dengan ekstensinya


/ip firewall layer7-protocol add name="file-mkv" regexp="\\.(mkv)"
/ip firewall layer7-protocol add name="file-avi" regexp="\\.(avi)"
/ip firewall layer7-protocol add name="file-flv" regexp="\\.(flv)"
/ip firewall layer7-protocol add name="file-pdf" regexp="\\.(pdf)"
/ip firewall layer7-protocol add name="file-wav" regexp="\\.(wav)"
/ip firewall layer7-protocol add name="file-rm" regexp="\\.(rm)"
/ip firewall layer7-protocol add name="file-mp3" regexp="\\.(mp3)"
/ip firewall layer7-protocol add name="file-mp4" regexp="\\.(mp4)"
/ip firewall layer7-protocol add name="file-ram" regexp="\\.(ram)"
/ip firewall layer7-protocol add name="file-rmvb" regexp=\\.(rmvb)

Untuk saya, saya ambil ekstensi yang kira kira dapat mengganggu aliran data/bandwith (berat) dan ekstensi yang paling popular


  • Kemudian, buatkan address list untuk jalur lan yang akan kita gunakan


/ip firewall address-list add address=192.168.88.0/24 list=client disabled=no
*note: ip address kita sesuaikan dengan interface kita masing masing


  • Lalu, buatlah mangel untuk http-video, dengan command sebagai berikut


/ip firewall mangle add chain=forward protocol=tcp layer7-protocol=http-video dst-address-
list=client action=mark-packet new-packet-mark=download passthrough=no


  • setelah itu, kembali buatkan mangel untuk ekstensi – ekstensi yang tadi kita masukkan pada layer7


/ip firewall mangle add chain=forward protocol=tcp layer7-protocol=file-mkv dst-address-list=client action=mark-packet new-packet-mark=download passthrough=no
/ip firewall mangle add chain=forward protocol=tcp layer7-protocol=file-avi dst-address-list=client action=mark-packet new-packet-mark=download passthrough=no
/ip firewall mangle add chain=forward protocol=tcp layer7-protocol=file-flv dst-address-list=client action=mark-packet new-packet-mark=download passthrough=no
/ip firewall mangle add chain=forward protocol=tcp layer7-protocol=file-pdf dst-address-list=client action=mark-packet new-packet-mark=download passthrough=no
/ip firewall mangle add chain=forward protocol=tcp layer7-protocol=file-wav dst-address-list=client action=mark-packet new-packet-mark=download passthrough=no
/ip firewall mangle add chain=forward protocol=tcp layer7-protocol=file-rm dst-address-list=client action=mark-packet new-packet-mark=download passthrough=no
/ip firewall mangle add chain=forward protocol=tcp layer7-protocol=file-mp3 dst-address-list=client action=mark-packet new-packet-mark=download passthrough=no
/ip firewall mangle add chain=forward protocol=tcp layer7-protocol=file-mp4 dst-address-list=client action=mark-packet new-packet-mark=download passthrough=no
/ip firewall mangle add chain=forward protocol=tcp layer7-protocol=file-ram dst-address-list=client action=mark-packet new-packet-mark=download passthrough=no
/ip firewall mangle add chain=forward protocol=tcp layer7-protocol=file-rmvb dst-address-list=client action=mark-packet new-packet-mark=download passthrough=no

*note: pastikan pada saat memasukkan command pada terminal, tidak ada command yang salah ataupun terspasi/terenter, karena dapat menyebabkan kegagalan pada proses command.


  • Kemudian buatkan PCQ dan queue tree dengan command sebagai berikut:


/queue type add kind=pcq name=pcq-download pcq-classifier=dst-address

/queue tree add name="total-download" parent=ether3-Lan packet-mark=download limit-at=128k queue=pcq-download priority=8 max-limit=256k burst-limit=5 burst-threshold=0 burst-time=0s


  • Oke setelah ini konfigurasi telah selesai kita lakukan, setelah itu tinggal kita uji coba apakah konfigurasi kita dapat berfungsi dengan baik atau tidak, dengan cara download file yang ber-ekstensi sama dengan input pada layer7 tadi.


Semoga bermanfaat dan terimakasih

Kamis, 05 September 2013

Tutorial Konfigurasi DHCP Server




Langkah Langkah
  1. Buka mikrotik 
  2. Access mikrotik dengan winbox
  3. Berikan IP address pada menu IP/address, masukan alamat IP “192.168.2.1/24” pada interface ethernet2, kemudian lagi “192.168.3.1/24” pada interface wlan1
  4. Masuk menu ip/dhcp server klik “dhcp setup” pilih interface yang akan di beri fasilitas dhcp misalnya “ether2” pastikan ip networks sama dengan ip address yang kita masukkan tadi.
  5. Kemudian next sampai menu pool address masukkan ip address 192.168.2.10 – 192.168.2.50, untuk range ip yang akan disewakan
  6. Kemudian masukkan dns pada menu dns server “232.134.0.155”
  7. Atur lease time atau lama penyewaan ip, disikan saja 1 jam “01:00:00”
  8. Konfigurasi ip dhcp server telah selesai
  9. Kemudian kembali buat kembali dhcp server, tetapi interfacenya kita rubah dengan wlan1
    address pool yang akan disewakan 192.168.3.10 – 192.168.3.50, dan lease time nya kembali disewakan selama 1 jam
  10. Kemudian bisa di test apakah dhcp server kita berfungsi atau tidak, dengan cara koneksikan ke wireless yang kita setting tersebut, dan  buka network and sharing centre, dan check apakah interface wireless kita dapat  secara dinamis
  11. Kita dapat mengontrol siapa saja yang terkoneksikan dengan perangkat wireless kita,  pada menu dhcp server/ leases
KONFIGURASI SELESAI

Kamis, 29 Agustus 2013

Konfigurasi Hotspot Dengan RB751





Langkah langkah konfigurasi

  • Buka winbox, dan login
  • Seperti biasa, reset settingan default pabrik dengan command “system reset-configuration”
  •  Tunggu beberapa detik kemudian login kembali
  • Pertama kali kita atur nama interfacenya misalnya “ether1” menjadi “ether1-modem” dan “wlan1” menjadi “wlan1-hotspot” agar interface mudah dikenali
  • Selanjutnya request IP melalui menu ip/dhcp client, isikan pada menu interface “ether1-modem”
  • Kemudian tambahkan ip address untuk hotspot, pada menu ip/address list, misalkan “192.168.3.1/24” interfacenya “wlan1-hotspot”
  • Tambahkan dns pada menu ip/dns, isikan pada kolom server ip dns, misalnya “202.134.1.10”
  • kemudian centang “allow remote request” agar client mendapatkan dns dari server
  • Kemudian buka kembali firewall/nat. kemudian isi out interface dengan interface yang memiliki hak akses internet misalnya “ether1-modem” actionnya “masquerade”
  • Kemudian setting interface wireless pada menu “wireless”  klik dua kali pada list “wlan1” pilih menu wireless dan kemudian ganti nama ssid anda misalkan “hotspot1” dan ganti  mode menjadi “ap bridge”
  • Kemudian klik menu ip/hotspot, pilih menu hotspot setup, pilih interfacenya “wlan1-hotspot” kemudian next sampai address pool, atur berapa banyak ip address yang ingin kita sewakan misalnya “192.168.3.10-192.168.3.50” kemudian next sampai pengaturan user dan password dan isikan sesuai keinginan
  • Kemudian tetap pada menu hotspot, pilih “user profiles” buat profile baru misalkan untuk siswa, name diisi “siswa” kemudian isikan rate limit “128k/128k” download dan upload, dan buat kembali profile baru dengan nama name: tata usaha dan isikan rate limit “200k/200k” download dan upload
  • Kemudian buat user pada menu “users” misalkan name: Ridho password: Ridho, dan pada kolom profile di pilih profile “siswa” dan kemudian buat user kembali dengan nama name: ketua TU password: ketua TU dan pada kolom profile pilih “tata usaha”
  • Kemudian koneksikan kepada interface wifi mikrotik tersebut dan login dengan user yang dibuat tadi

KONFIGURASI SELESAI




Selasa, 27 Agustus 2013

Tutorial Koneksi Gateway RB751

Langkah Langkah Konfigurasi

  1. buka winbox, scan
  2. agar bisa koneksi, hubungkan kabel utp antara laptop dengan mikrotik di port antara 2-5
  3. login sebagai "admin" password dikosongkan 
  4. remove konfigurasi default dari pabrik, dengan command "system reset-configuration"
  5. kemudian login kembali
  6. koneksikan kabel modem ke ethernet 1
  7. request ip address dari modem dengan cara "IP/DHCP Client/
  8. tambahkan dhcp client, isi bagian interface dengan interface mana yang terkoneksi dengan modem
  9. setelah koneksi dengan modem selesai, sekarang atur ip address ethernet 2 "192.168.2.1/24" dengan pilih interface "ether2"
  10. dan atur kembali ip address wlan 1 "192.168.3.1/24" dengan pilih interface wlan1 
  11. berikan ip dns pada menu ip/dns, isikan dengan contoh: 202.134.0.155 kemudian centang "allow remote request"
  12. atur firewall pada menu ip/firewall/nat, chain diisi dengan "srcnat" out interface diisi dengan interface yang terhubung dengan modem misalkan "ether1" action disi dengan "masquarade"
  13. test ping ke ip salah satu gateway di address list contoh: "192.168.2.1"
  14. agar client lebih mudah terkoneksi langsung saja dibuatkan ip dhcp server, pada menu ip/dhcp server/dhcp setup, pilih interface "ether2" dan isikan dhcp address space "192.168.2.0/24" kemudian next sampai lease time, isi sampai 1 jam "01:00:00" kemudian selesai
  15. atur kembali interface wireless pada menu wireless, kemudian enable kan interface tersebut, berikan password pada menu security profiles, kemudian isikan pada menu wpa preshared key dan wpa2 preshared key, password minimum 8 character dikombinasikan dengan huruf dan angka, misalkan "test1234" isikan nama profil dengan "wlan1"
  16. dan atur SSID pada menu interface/wireless, atur mode "ap bridge" dan ssid isikan dengan "wlan1" kemudian pada bagian security profile pilih kembali option "wlan1"
  17. kemudian atur kembali dhcp server tapi pada interface "wlan1" atur kembali seperti pada langkah ke 13
 Konfigurasi Selesai



Selasa, 10 Januari 2012

4 Pesawat Super Tucano Tiba Maret


Pesawat A-29/EMB-314 Super Tucano buatan Brazil (photo : Patricks Aviation)

MALANG - Sebanyak empat dari 16 pesawat tempur Super Tucano A29 buatan Brasil direncanakan tiba pada Maret 2012 untuk melengkapi sistem persenjataan TNI AU di Pangkalan Udara Abdurrahman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Kedatangan pesawat tempur itu akan menggantikan posisi pesawat tempur Oviten-10F Bronco yang sudah tidak akan dioperasikan lagi.

"Kami terus menyiapkan pendukung lainnya untuk kedatangan pesawat tempur canggih itu, termasuk pilot khusus yang berusia minimal 24 hingga 35 tahun dan ahli dalam berbahasa Inggris," kata Kepala Dinas Operasi (Kadisops) Pangkalan Udara Abdurrahman Saleh, Kolonel Pnb Novianto Widadi, Minggu (8/1).

Secara umum, Lanud Abdurrahman Saleh siap menyambut kedatangan pesawat baru tersebut. Kesiapan yang sudah dilakukan, meliputi sejumlah fasilitas pendukung di Lanud Abd Saleh, seperti shelter atau tempat lokasi parkir pesawat, serta 12 pilot khusus yang telah dilatih untuk mengawaki pesawat tersebut.

Dengan tibanya pesawat pada bulan Maret, diharapkan nantinya bisa dipertunjukan kepada masyarakat pada peringatan HUT TNI AU tanggal 9 April 2012. Sementara itu, rencananya pesawat tersebut akan digunakan untuk misi operasi taktis dalam membantu pasukan di darat, sebab pesawat itu memiliki keunggulan close air support.

Selain itu, pesawat yang memiliki mesin tunggal buatan "Empresa Braziliera de Aeronautica" juga memiliki kemampuan menembakan asap ke darat secara cepat untuk menunjukkan posisi musuh.

Pesawat itu nantinya tidak hanya digunakan sebagai pesawat latih, namun juga digunakan misi pengamanan wilayah perbatasan, untuk memastikan tidak adanya pelanggaran batas negara oleh pihak lain.

"Total pesawat yang kita pesan sebanyak 16 unit dan pengiriman akan dilakukan secara bertahap, diawali dengan kedatangan empat unit pada Maret 2012, dan akan ditempatkan pada Skuadron 21 Lanud Abdurrahman Saleh," katanya.

Sebelumnya, Kepala Staf TNI AU (Kasau) Marsekal TNI Imam Sufa’at meresmikan monumen OV-10F Bronco di Lanud Abdurrahman Saleh, Malang.

Ini menjadi penanda berakhirnya masa pakai pesawat OV-10 Bronco. OV-10 Bronco telah di-grounded dan akan digantikan dengan pesawat tempur Super Tucano. Sesaat sebelum peresmian, Kasau menyampaikan harapannya agar dengan memonumenkan pesawat yang memiliki julukan "si kuda liar" atau biasa disebut kampret di jajaran TNI AU ini dapat menjadi sarana untuk mengenang kiprahnya dalam medan laga dan para awak yang telah gugur bersamanya.

OV-10 Bronco telah berjasa di berbagai operasi, antara lain Ops Seroja (1976-1979) di NTT, Ops Tumpas (1977-1978) di Irian Jaya, dan Ops Halilintar (1978) di Riau. Setelah peresmian monumen, Kasau beserta rombongan meninjau Skadron Udara 21 untuk pembangunan shelter pesawat Super Tucano yang akan datang menggantikan pesawat gaek OV-10F Bronco. SB/Ant/P-3

130 Teknisi Berangkat ke Korsel Februari




JAKARTA - Kementerian Pertahanan (Kemhan) akan mengirim 130 personel ke Korea Selatan (Korsel) untuk proyek pembuatan kapal selam. Mereka diambil dari anggota TNI AL, ahli kapal selam dari PT PAL, dan sejumlah akademisi dari Institus Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya.

"Pada 36 bulan pertama, mereka hanya akan memperhatikan cara membuat kapal selam," kata Kepala Pusat Komunikasi Publik Kemhan, Brigjen TNI Hartind Asrin saat dihubungi di Jakarta, Jumat (6/1).

Adapun pemberangkatan akan dilakukan bertahap. Hartind menjelaskan dua dari tiga kapal selam yang dibeli Indonesia akan dibuat di Korsel melalui perusahaan galangan Daewoo Shipbuiliding Marine Enginering (DSME). Pembuatan kapal selam pertama berlangsung dalam kurun 36 bulan. Selama itu pula teknisi dari Indonesia akan memperhatikan dengan saksama cara mereka merakit hingga akhirnya kapal selam itu selesai.

Pada pembuatan kapal selam kedua, barulah para teknisi itu ikut turun. Namun, masih akan dibantu dari pihak Korsel. "Separo teknisi dari kita, separo dari mereka," katanya.

Pembuatan kapal selam kedua ini diperkirakan lebih singkat, yakni hanya 20 bulan. Pasalnya, pihak Korsel dan Indonesia menargetkan bisa membangun dua kapal selam itu dalam kurun 56 bulan atau sekitar 4,5 tahun. "Diperkirakan dua kapal selam itu akan selesai pada pertengahan 2016," ujar Hartind.

Untuk pembuatan kapal selam ketiga, pengerjaan sepenuhnya dilakukan teknisi Indonesia. Pembuatan kapal selam ketiga akan dilakukan di galang an PT PAL di Surabaya. Namun, pihak DSME tetap akan mengawasi pembuatannya. Diperkirakan bisa selesai sekitar 2019. "Proses pembuatannya diperkirakan memakan waktu antara 24-36 bulan," katanya.

Kapal selam berjenis 209 dengan teknologi setara jenis 214 ini diperkirakan menghabiskan dana 1 miliar dollar atau 10 triliun rupiah. Pembayarannya menggunakan anggaran APBN 2010-2014. Sebelumnya, Kepala Dinas Penerangan TNI AL Laksma Untung Suropati mengatakan harga sebesar itu terhitung murah dibandingkan penawaran yang dilakukan perusahaan lain. nsf/P-3

Pemerintah Siapkan US$280 Juta untuk 100 Tank Leopard 2A6


Incar Tank Leopard, Pemerintah Siapkan US$280 Juta

Jurnas.com KEMENTERIAN Pertahanan menyiapkan dana sebesar US$280 Juta untuk membeli 100 unit tank Leopard milik pemerintah Belanda. Dana tersebut dIperoleh dari alokasi dana pertahanan periode 2010-2014.

“Pada 2012, tim sudah bekerja. Kami akan membeli 100 unit,” kata Wakil Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin di Jakarta, Minggu (18/12).

Sjafrie tidak memerinci berapa harga tank Leopard bekas milik Belanda tersebut. Namun begitu, dirinya berharap bisa mendapat tank-tank tersebut dalam harga murah dan berkualitas. “Semurah mungkin, secepat mungkin, dan seberkualitas mungkin,” ujarnya lagi. Sjafrie menekankan, pengadaan main battle tank buatan Jerman tersebut harus dikelola secara cermat dan teliti.

Tank Leopard yang menjadi incaran Indonesia adalah tank Leopard 2A6 yang telah dipergunakan angkatan bersenjata negara-negara Eropa dan non-Eropa. Tank yang dikembangkan Krauss-Maffei ini memiliki kubah tembak vertikal berlapis baja. Selain itu tank ini dilengkapi sistem pengontrol penembakan digital dan rangefinder laser. Meriam utama 120mm, senapan mesin koaksial, serta perlengkapan night vision yang canggih. Tank ini juga memiliki kemampuan bertempur menghadapi sasaran bergerak meski berada dalam medan sulit dan tak rata.

(Jurnal Nasional)

Baca Juga :

Keunggulan Tank Leopard Versi KSAD
18 Desember 2011

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo, mengatakan hingga kini tidak ada perubahan rencana pembelian 100 Tank Leopard. Karena itu, pihaknya berusaha untuk bisa merealisasikan pembelian itu sebagai wujud modernisasi alutsista setelah 20 tahun tidak melakukannya.

"Yang kami butuhkan tank besar, tidak ada perubahan," terang di kantor Kementerian Pertahanan, Ahad (18/12).

Dijelaskannya, pemilihan tank tempur utama (main battle tank/MBT) Leopard 2A6 sudah melalui berbagai kajian dari beberapa aspek. Antara lain, aspek strategi militer, yakni susunan kekuatan militer dibangun dan dipersiapkan sejak dini dengan asumsi adanya ancaman yang paling mungkin.

Pramono menyatakan, setiap negara dalam strategi militernya pasti fokus kepada desain kapabilitas objektif, berupa susunan satuan-satuan tempur, bantuan tempur (banpur), dan unsur pendukung secara terintegratif dan komprehensif.

Keunggulan militer di atas kertas, imbuhnya, dapat dinilai dari keunggulan kapabilitasnya dari sudut kemampuan daya gerak atau manuver, daya tembak, daya kejut, dan daya penghancur, serta daya tahannya sebagai kekuatan. "Baik itu penangkal, penindak, penghancur maupun pemulih," kata Pramono.

Dia melanjutkan, kalau dilihat dari taktik bertempur matra darat, maka Tank Leopard adalah pilihan yang tepat untuk menghadapi kekuatan darat lawan yang memiliki tank MBT sekelasnya. Dalam taktik bertempur kekuatan tank tempur, kata Pramono, harus dihadapi dengan tank tempur pula.

Ditinjau aspek itu, menurut Pramono, keunggulan MBT Leopard bisa digunakan, yang meliputi kemampuan daya gerak, tembak, daya kejut dan penghancuran

Belum lagi keunggulan desain teknologinya yaitu, besaran calibernya 120 milimeter, jarak capai, kemampuan penetrasi dan penghancurannya, stabilizer system dan armor protection-nya.

Leopard, sambung Pramono, juga punya keunggulan yang sangat menentukan yaitu, kemampuan firing control system dan automatic target tracking system yang sangat akurat, serta auto ammo loader guna mempercepat daya tembaknya, thermal imaging sight, laser range finder, dan balistic computer.

Pramono mengatakan, aspek geografi Indonesia juga menentukan pemilihan MBT Leopard yang beratnya 63 ton. Tank tersebut, sebut dia, dapat bergerak dan bermanuver dengan leluasa di wilayah Indonesia, kecuali di wilayah tertentu yang tidak memungkinkan bagi manuver tank tempur berat.

Kemudian aspek ToT, Rheinmetal yang merupakan pabrik Tank Leopard di Jerman memberikan dukungan sepenuhnya berupa trasfer teknologi baik pemeliharaan, operasional dan pengadaan amunisinya bersama PT Pindad, Bandung.

"Inilah alasan kami memilih MBT Leopard. Sisi transfer of technology juga menjadi pertimbangan," beber mantan panglima Kostrad tersebut.

Syafrie yakin, pembelian tank Leopard bakal tidak ada masalah, dan tahun depan pihaknya menargetkan pembelian 100 Tank Leopard seharga Rp 14 triliun tersebut tuntas. Dia melanjutkan, kalau pembelian tank merupakan bagian modernisasi alutsista TNI peridoe 2011-2015 untuk mencapai kekuatan pokok minimum (essential minimum forces) dengan total anggaran Rp 150 triliun.

"Initial planning pembelian tetap bergerak ke Tank Leopard, karena pengadaan alat dibutuhkan main battle tank," ujarnya.